JAKARTA – Menaker Yassierli menyampaikan bahwa sejak Januari hingga April 2025, sebanyak 24.083 pekerja terkena PHK. Jumlah ini naik dibanding periode yang sama tahun lalu. PHK paling banyak terjadi di Jawa Tengah, Jakarta, dan Riau, dengan sektor terdampak terbesar adalah industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran.
Menurut Yassierli, ada tujuh penyebab utama PHK, yaitu perusahaan merugi, relokasi, konflik hubungan kerja, tindakan balasan dari pengusaha, efisiensi, transformasi bisnis, dan kebangkrutan. Dari 25 penyebab yang ada, tujuh inilah yang paling dominan.
Untuk mengantisipasi PHK lebih lanjut, Kemenaker akan merilis data PHK bulanan bekerja sama dengan Kemenkeu, BPS, dan BI. Data ini akan membantu pemerintah melihat tren ketenagakerjaan dan mengambil langkah cepat jika ada penurunan jumlah pekerja.
+ There are no comments
Add yours