JAKARTA-Apple dan Instagram tengah menjadi sorotan setelah mengaku mengalami pemerasan yang melibatkan pihak-pihak yang belum diungkap identitasnya secara resmi. Dugaan pemerasan ini dilaporkan terjadi dalam konteks penyalahgunaan data atau tekanan dari pihak eksternal yang memanfaatkan posisi perusahaan teknologi besar tersebut. Masalah ini semakin pelik setelah perwakilan dari kedua perusahaan tersebut dikabarkan meminta bantuan langsung kepada mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Permintaan tolong kepada Trump memicu tanda tanya publik karena biasanya perusahaan besar memilih jalur hukum atau mediasi lembaga resmi. Keterlibatan tokoh politik sekelas Trump memperlihatkan bahwa skala tekanan atau ancaman yang diterima bisa jadi sangat besar atau melibatkan kepentingan politik tertentu. Belum ada pernyataan resmi dari Trump mengenai hal ini, namun sumber menyebutkan bahwa komunikasi antara pihak perusahaan dan Trump memang terjadi.
Saat ini, investigasi internal dan eksternal sedang berjalan untuk mengungkap siapa dalang di balik pemerasan ini serta motif di baliknya. Publik dan pengamat industri menanti langkah lanjutan dari Apple, Instagram, serta pemerintah dalam menangani kasus yang dinilai bisa berdampak luas terhadap keamanan data dan integritas perusahaan teknologi global.
+ There are no comments
Add yours