SURABAYA-Ketegangan dagang antara Amerika Serikat dan China yang semakin memanas membuka peluang besar bagi produk-produk asal Indonesia untuk merambah pasar global. Perang tarif antara dua raksasa ekonomi dunia itu membuat banyak negara mencari alternatif baru dalam rantai pasokan, termasuk dari Asia Tenggara seperti Indonesia.
Sejumlah komoditas unggulan Indonesia, seperti produk pertanian, furnitur, tekstil, dan elektronik, dinilai memiliki potensi besar untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan produk-produk China di pasar Amerika maupun negara lain yang terdampak. Pemerintah dan pelaku usaha didorong untuk memanfaatkan momentum ini dengan memperkuat daya saing dan memperluas akses ekspor.
Namun, peluang ini juga menuntut kesiapan dari sisi kualitas, regulasi, dan kapasitas produksi. Dukungan kebijakan dari pemerintah, promosi internasional, serta kemitraan strategis menjadi kunci agar Indonesia tidak hanya menjadi alternatif sementara, tetapi bisa menjadi pemain utama di pasar global secara berkelanjutan.
+ There are no comments
Add yours