JAKARTA – Harga batubara terpantau ambruk pada pekan ini, menyusul jatuhnya semua sumber energi karena kekhawatiran resesi. Merujuk Refinitiv, harga batu bara pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (4/4/2025) ditutup di US$ 98 per ton. Harganya ambruk 5,18%. Penurunan ini memperpanjang tren buruk batubara yang sudah jeblok dari hari sebelumnya.

Sepanjang akhir pekan ini harga batubara ambruk sebanyak 5,31%. Hal ini berarti, ambruknya harga batu bara ini sudah berlangsung selama 4 pekan beruntun. Sepanjang tahun ini, harga batubara bahkan hanya menguat empat pekan sebelum selebihnya mengalami ambruk.

Penurunan harga batubara ini dipicu oleh dua hal, yakni kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan meningkatnya produksi dunia. Kebijakan tarif ini dikhawatirkan meningkatkan perang dagang, yang berujung pada resesi dunia sehingga permintaan komoditas energi akan menurun. Harga batubara juga melemah sejak Maret sering dengan melemahnya permintaan dan meningkatnya pasokan.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours