JAKARTA – Surat berharga negara (SBN) Indonesia masih terus diborong oleh investor asing hingga akhir bulan yang lalu. Kondisi itu terjadi saat instrumen investasi portofolio lainnya ditinggal para investor.

Berdasarkan catatan Bank Indonesia per 25-28 November 2024, nonresiden atau investor asing tercatat jual neto Rp 2,01 triliun di pasar saham, beli neto Rp 1,89 triliun di pasar SBN, dan jual neto Rp 1,66 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Ekonomi Bank CIMB Niaga Mika Martumpal menjelaskan, masih tingginya minat investor asing terhadap pasar SBN di Indonesia karena imbal hasil yang ditawarkan dari suku bunga riil surat utang pemerintah Indonesia masih tinggi.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours